MUSI BANYUASIN – Warga Desa Bandar
Tenggulang (SP 2), Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang mengapung di aliran Parit Primer, Senin (6/7/2026) pagi.
Kapolsek Babat Supat IPTU Agum Marenra, S.Tr.K., M.H., di damping kanitres ipda Frans junaidi, SH melalui Kasi Humas Polres Musi Banyuasin AKP S. Hutahaean, S.M., mengatakan pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 05.30 WIB terkait adanya jasad yang mengapung di aliran parit tersebut.
“Usai menerima laporan, Kanit Reskrim Polsek Babat Supat IPDA Fran Jumaidi, S.H., bersama personel langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi guna melakukan proses identifikasi terhadap korban,” ujar AKP Hutahaean.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri berambut pendek, tidak mengenakan baju, dan memakai celana jeans panjang berwarna krem keabu-abuan. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh A. Rafik (46), seorang petani warga Dusun III Desa Bandar Tenggulang, saat melintas menggunakan perahu ketek menuju kawasan Karang Agung. Dari kejauhan, saksi melihat benda mengapung di pintu masuk Parit Primer, namun belum dapat memastikan bentuknya.
Tak lama berselang, dua warga lainnya, Aditya (24) dan Adi (30), yang juga melintas menuju kebun sawit, memastikan bahwa benda tersebut merupakan sesosok mayat laki-laki. Ketiganya kemudian segera melaporkan temuan itu kepada pemerintah desa dan Polsek Babat Supat.
Petugas bersama Unit Identifikasi kemudian melakukan olah TKP sebelum mengevakuasi jasad korban ke RSUD Sungai Lilin untuk menjalani visum dan proses identifikasi lebih lanjut.
“Kami masih melakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya masih dalam proses penyelidikan,” tambah AKP Hutahaean.
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polsek Babat Supat atau Polres Musi Banyuasin guna membantu proses identifikasi korban.(Ray)
Editor: Heri Chaniago









