Kasatreskrim Polres Muratara iptu Joni Jamaris, SH.MH Ungkap Meninggalnya Mahasiswa KKN UNPARI di Sungai Rawas

Foto: kasatreskrim Polres Mura Tara Iptu Joni Jamaris, SH MH( doc.ist)

MURATARA – Kecelakaan Sungai Rawas yang  menimpa rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Silampari (UNPARI) Lubuklinggau di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Seorang mahasiswa dilaporkan Meninggal Dunia setelah perahu ketek yang ditumpangi terbalik di Sungai Rawas.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di wilayah Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 14.40 WIB.
Korban diketahui bernama Abdul Hadi Rohmadin, mahasiswa semester VII Program Studi Teknologi Informasi UNPARI Lubuklinggau.

Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama, SH, SIK, MH Melalui Kasat Reskrim Polres Muratara, Iptu Joni Jemaris, SH MH  menjelaskan, insiden bermula saat empat mahasiswa KKN bersama dua warga Desa Rantau Kadam berkeliling menggunakan perahu ketek di Sungai Rawas.

“Di tengah perjalanan, perahu ketek yang mereka tumpangi menabrak batang kayu yang berada di dalam Sungai Rawas sehingga kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik,” ujar Joni, Selasa (28/7/2026).
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kecelakaan terjadi karena para penumpang tidak memahami karakteristik aliran Sungai Rawas yang banyak dipenuhi batang kayu dan tunggul yang tertancap di dasar sungai.
“Diduga terdapat unsur kelalaian karena mereka tidak mengetahui kondisi aliran sungai. Di lokasi tersebut terdapat banyak batang kayu yang tertancap di dasar sungai sehingga perahu menabrak kayu tersebut dan akhirnya terbalik,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, seluruh penumpang tercebur ke sungai. Tiga mahasiswa bersama dua warga berhasil menyelamatkan diri karena mampu berenang, sedangkan Abdul Hadi Rohmadin hilang terbawa arus.
Personel Polsek Karang Dapo bersama pemerintah desa dan masyarakat langsung melakukan pencarian. Sekitar pukul 15.37 WIB, korban akhirnya ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi perahu terbalik dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Karang Dapo,” ungkap Joni.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans Desa Rantau Kadam menuju rumah duka di SP-11, Kecamatan Nibung. Sekitar pukul 18.30 WIB, jenazah tiba di rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (Rayhan)

Editor: Heri Chaniago.

Pos terkait

banner 468x60