BANYUASIN – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintimsum) Km 42, Kelurahan Kayuara Kuning, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 06.30 WIB. Insiden yang melibatkan kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (R2) ini mengakibatkan satu pelajar meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, kedua korban merupakan pelajar asal Desa Pangkalan Panji, Kecamatan Banyuasin III. Sementara kendaraan roda empat yang terlibat kecelakaan disebut-sebut merupakan mobil dinas (mobdin) milik salah satu anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Benturan keras membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Kedua pelajar yang mengendarai sepeda motor tersebut mengalami luka serius. Salah satu korban dinyatakan meninggal dunia, sedangkan rekannya mengalami luka berat dan segera dilarikan warga ke rumah sakit terdekat.
Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo melalui Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Suwandi Eza, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat BG 4982 JAY yang dikendarai Raffa Dilla Hidayat berboncengan dengan Dimas Al-Kaffah melaju dari arah Palembang menuju Jambi.
“Setibanya di lokasi, pengendara motor berusaha mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan (Jambi menuju Palembang) datang mobil Toyota Fortuner BG 1552 BZ yang dikemudikan YH dengan penumpang Ahmadi, sehingga tabrakan keras tidak dapat dihindari,” jelas AKP Suwandi.
Akibat kejadian tersebut, Raffa Dilla Hidayat mengalami luka berat dan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Banyuasin. Sementara rekannya, Dimas Al-Kaffah, mengalami luka berat dan telah dirujuk ke RSI Siti Khodijah Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. (Da)
Editor: Heri Chaniago









