Babat Supat, Musi Banyuasin – Ratusan siswa dari SMA Negeri 1 Babat Supat dan SMA Negeri 2 Babat Supat mengikuti kegiatan sosialisasi industri hulu minyak dan gas bumi (migas) serta edukasi dampak perkembangan digitalisasi, mulai dari bahaya narkoba, pengaruh judi online, hingga perilaku usia dini terhadap kesehatan mental dan fisik pelajar.
Kegiatan yang merupakan sinergi positif antara KKKS Medco E&P Rimau dan Puskesmas Tanjung Kerang ini digelar di SMA Negeri 2 Babat Supat, Rabu (4/2/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMA Negeri 2 Babat Supat Bahtera Candra, Kepala Puskesmas Tanjung Kerang Tri Mulyati, para guru pendamping, Officer Relcom Enhancement Area 2 (SSB East & Rimau) Novita Ambarsari, serta Officer Social Management Planning & Reporting Medco E&P Indonesia Deddy Afrianto.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini dikemas dalam tiga sesi interaktif. Pada sesi pertama, Deddy Afrianto menyampaikan materi “Mengenal Dunia Hulu Migas”, dengan memaparkan proses dan tata kelola industri hulu migas secara menyeluruh, mulai dari tahap eksplorasi hingga produksi minyak dan gas bumi.
Sesi kedua dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan oleh Kepala Puskesmas Tanjung Kerang Tri Mulyati. Dalam pemaparannya, ia menyoroti maraknya peredaran narkoba, dampak negatif judi online, serta pengaruh perilaku usia dini terhadap kesehatan mental dan fisik pelajar di era digital saat ini.
Menjelang akhir acara, suasana semakin meriah dengan sesi pengenalan Alumni Pendidikan Dasar Bela Negara Bersama Hulu Migas Angkatan 1, 2, dan 3, serta kuis interaktif Rangking 1 yang memperebutkan hadiah menarik. Kegiatan yang berakhir pukul 12.00 WIB tersebut ditutup dengan pembagian hadiah dan penyerahan bantuan perlengkapan sekolah dari Medco E&P kepada SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Babat Supat.
Kepala SMA Negeri 2 Babat Supat, Bahtera Candra, menyampaikan apresiasi kepada Medco E&P Indonesia atas perhatian yang diberikan kepada pelajar di wilayah Babat Supat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Medco yang telah memilih SMA Negeri 2 Babat Supat sebagai tuan rumah. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pelajar karena memberikan wawasan tambahan di luar pelajaran sekolah, khususnya terkait industri hulu migas dan kesehatan remaja,” ujarnya.
Mewakili Manager Field Relation & Community Enhancement Medco E&P Indonesia, Hirmawan Eko Prabowo, Novita Ambarsari turut menyampaikan terima kasih kepada Puskesmas Tanjung Kerang dan pihak sekolah atas terselenggaranya kegiatan dengan baik.
“Penting bagi pelajar untuk memahami industri hulu migas serta konsekuensi dari perkembangan digitalisasi, seperti bahaya narkoba, judi online, dan dampaknya terhadap kesehatan mental dan fisik. Ke depan, para pelajar ini akan menjadi pemuda dan mahasiswa yang berperan aktif di masyarakat. Melalui mereka, pemahaman ini diharapkan dapat tersampaikan secara luas dan tepat,” jelas Novita.
Sementara itu, guru pendamping SMA Negeri 1 Babat Supat, Puji, menilai program Hulu Migas Road to School berjalan efektif dan mampu menyita perhatian peserta.
“Saya melihat siswa sangat antusias dan interaktif selama kegiatan berlangsung. Terima kasih kepada Medco atas kegiatan yang sangat positif ini,” tutupnya.(Ray)








